Tuesday, May 6, 2008

Serangga Perosak Tanaman - Lalat Putih / INSECT AND MITE PESTS - WHITEFLY

Whitefly

Lalat Putih - Lalat Putih adalah merupakan sejenis serangga yang biasa menyerang tanaman Hydroponic samada yang terbuka maupun yang berjaring kalis serangga kerana saiznya yang sangat kecil membolehkan ia menyusup masuk melalui lubang jaring yang bersaiz 32 mesh. Ia menetap dan bertelur di bawah daun ataupun pada batang pokok.
Larva dan Lalat Putih dewasa menghisap cecair tanaman dan menyekat pertumbuhannya serta mengurangkan kadar fotosintesis. Koloni Lalat Putih membina sarang dan bertelur pada daun dan buah mengakibatkan ia kelihatan seperti tompokan-tompokan putih yang hodoh dan merosakkan tanaman tersebut. Ia juga membawa bersama virus yang dipindahkan pada tanaman dan mengakibatkan penyakit yang sukar dirawat. Ia biasa kelihatan pada tanaman cili dan Melon dari struktur daunnya yang kelihatan melengkung ke bawah (mengerinting).
Kawalan/Musuh biologi - Tebuan Parasit merupakan sejenis serangga pemangsa yang terbaik untuk mengawal pembiakan Lalat Putih secara biologi. Ia akan bertelur pada larva Lalat Putih dan memakannya. Saya mencadangkan penggunaan serangga pemangsa sebagai kawalan. Hanya jika ia tidak dapat dikawal, barulah anda boleh menggunakan racun serangga. Racun serangga perosak yang sesuai untuk mengawal Lalat Putih antaranya ialah Minyak Putih, Unden atau Tamaron (Racun sentuh) atau dari jenis racun serap seperti Birlande 24% EC, Perfekthion 40 EC atau Furadan 3G. Anda haruslah menggunakannya dengan berhati-hati dan elakkan dari membunuh serangga pemangsa yang bermanfaat.
___________________________________________________________________
Whitefly - Trialeurodes vaporariorum (Greenhouse whitefly), Bemisia tabaci (Genn.) (Sweet Potato whitefly)
  • Appearance: (Insect) Both are white in color. Trialeurodes holds its wings out giving it more of a triangular shape, whereas Bemisia appears more linear.
  • Life cycle: Essentially 7 stages: Egg: on a stalk on the leaf underside, sometimes with several in a circle. 4 larval stages: initially with legs, but lose their legs after they pierce the leaf tissue and begin to feed. Pupal (or false pupa) stage: sedentary stage; adult red eye color appears. Adult: emerges from the pupa. This stage also feeds.
  • Damage: Larvae and adults pierce and suck juices from plant cells causing reduced photosynthesis and growth, leaf drop and reduced harvest. Larvae and adults excrete honeydew onto leaves and fruit. Molds colonize the honeydew reducing photosynthesis and transpiration on leaves and leaving sticky, “dirty” deposits on fruit (unmarketable).Both whiteflies have been shown to transmit viruses.
  • Control/Natural enemies: Parasitic wasps: An egg is laid in the whitefly larvae (3rd or young 4th stages preferred). The egg hatches and the wasp larvae devours the whitefly larvae, then uses the host’s shell to develop to adult which emerges through a small round hole in the host’s shell. The wasp Encarsia formosa prefers the whitefly Trialeurodes. Upon entry the wasp larvae turns the w.f. pupa black. The wasp Eretmocerus eremicus prefers the whitefly Bemisia. Upon entry the wasp larvae turns the w.f. pupa golden. Verticillium lecanii: A fungus that parasitizes and ultimately kills whitefly

Tebuan adalah haiwan pemangsa yang terbaik bagi mengawal Lalat Putih, selain ia juga boleh membantu pendebungaan pokok. Anda boleh mengambil sarangnya dan dibawa masuk ke rumah lindungan hujan anda. Itu pun jika anda tak takut disengat olehnya.WASPS

No comments:

Post a Comment